Mengenal Kebudayaan Jogja Di Museum Wayang Kekayon

Sepertinya Yogyakarta adalah kota dengan segudang cerita. Setiap kali pergi ke Jogja pasti ada saja pengalaman baru yang unik untuk diceritakan. Seperti halnya saya yang baru saja bertandang ke Museum Wayang Kekayon di Yogyakarta.

Namanya juga sedang berada di pulau Jawa, apalagi kalau bukan kebudayaannya yang sangat menggiurkan untuk dipelajari. entah mengapa, saya sangat tergiur untuk mempelajari wayang. Apalagi wayang bukan hanya sekedar noke kulit saja. Karena dibalik permainan dan setiap bentuk wayang terdapat sejarah yang tak boleh luput untuk dipelajari.

Wayang, adalah sebuah seni budaya yang begitu syahdu dan begitu misterius. Sampai-sampai para pelancong dari luar negeri sangat tertarik untuk mengenal lebih dekat seperti apa sih bentuk dan cara memainkan wayang ini. Namun, karena saya penduduk asli Indonesia, jadi saya tidak begitu penasaran dengan cara memainkannya. Lagipula menonton wayang adalah sebuah kebudayaan di Indonesia, bukanlah suatu hal yang sangat baku.

Yang membuat saya penasaran adalah, seperti apa saja sih bentuk-bentuk wayang?

Museum Wayang Kekayon

koleksi yang ada di museum wayang kekayon, yogyakarta
Sebelumnya saya sudah pernah memasuki Museum wayang di Kota Tua, Jakarta. Namun, berkunjung ke Museum Wayang Kekayon sungguh terasa berbeda. Mungkin bentuk bangunannya yang masih kuno sehingga suasana eksterior dan interiornya terasa magis.

Ketika saya memasuki halaman museum, saya langsung disambut oleh sebuah video yang memutar rekaman sejarah Indonesia. Di bagian depan halaman museum ini saya pun melihat bangunan manusia purba dan patung singa Borobudur. Ada juga sebuah menara air yang terlihat seperti candi berukuran kecil.

Lalu, masuklah saya ke dalam gedung Museum Wayang Kekayon. Di dalam museum terdapat 4 ruangan yang terpisah, ruangan 1 dan 2 menyimpan koleksi wayang yang pernah digunakan oleh kerajaan Kediri. Disini terdapat wayang purwa, atau wayang tertua.

Di ruangan selanjutnya terdapat kloeksi wayang gedhod, wayang klithik, wayang madya, wayang dupara, dan wayang suluh.

koleksi yang ada di museum wayang kekayon, yogyakarta
Yang menarik adalah, saya melihat sebuah poster berisi tentang bagan dimana kita bisa mencocokkan zodiak kita dengan tokoh-tokoh pewayangan, serta dapat meramal perwatakan kita. Saya pun tertarik dan mencobanya, siapa tahu saja saya seperti tokoh wayang Bima yang perkasa.

Secara keseluruhan, Museum Wayang Kekayon adalah salah satu tempat yang patut dikunjungi ketika kamu berwisata ke Yogyakarta. Kamu cukup mengeluarkan biaya Rp 3.000 untuk tiket masuk per pengunjung, dan tambahan Rp 2.000 jika kamu ingin mendapatkan buku panduan. Totalnya? Cukup Rp 5.000 saja. Murah? Terlampau murah untuk sebuah pengalaman seumur hidup.

This post has already been read 727 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site